Teman-teman,
pernahkah merasa bahwa waktu 24 jam dalam sehari itu kurang? Saya pernah. Padatnya
aktivitas terasa menggempur keseharian saya. Rasanya pekerjaan tak kunjung
selesai, tidak cukup beristirahat, dan tidak punya kesempatan untuk melakukan
hobby yang saya suka. Interaksi dengan keluarga pun terbatas. Pada kondisi ini saya
merasa sangat letih. Untuk mengatasinya, saya memerlukan manajemen waktu yang
baik.
Bagaimana
cara manajemen waktu yang baik?
Berikut
ini adalah tips yang saya dapatkan dari Teh Indari Mastuti, CEO Indscript:
- Mulailah dengan mencatat semua aktivitas harian yang rutin dilakukan beserta estimasi waktu yang dibutuhkan.
- Identifikasi kegiatan apa saja yang dapat dilakukan secara paralel. Misalnya pada saat memasak nasi. Sambil menunggu nasi matang, kita bisa mencuci piring.
- Tentukan skala prioritas aktivitas tersebut. Bagilah aktivitas ke dalam kategori penting dan mendesak, penting, tidak penting tapi mendesak, tidak penting dan tidak mendesak.
- Kerjakan aktivitas dalam kategori penting dan mendesak terlebih dahulu. Lanjutkan dengan kategori penting kemudian aktivitas yang tidak penting tapi mendesak. Aktivitas dengan kategori tidak penting dan tidak mendesak dapat dikerjakan bila masih ada waktu atau malah tidak perlu dilaksanakan.
Bagaimana
cara manajemen waktu bagi perempuan yang bekerja kantoran seperti saya?
Pada
prinsipnya adalah sama saja. Lakukan keempat langkah di atas untuk melaksanakan
pekerjaan kantor pada jamnya. Aktivitas lainnya dapat diatur untuk dilaksanakan
di luar jam kantor berdasarkan skala prioritasnya.
Kita
juga harus jeli memanfaatkan waktu luang atau waktu tunggu. Misalnya jika kita
berangkat ke kantor naik bis jemputan, kita bisa memanfaatkan waktu tersebut
agar menjadi produktif. Aktivitas yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu antara
lain menggali ide, riset untuk bahan artikel, atau menulis menggunakan aplikasi
di handphone. Waktu istirahat dan
perjalanan pulang dari kantor pun dapat dimanfaatkan.
Kunci
agar manajemen waktu dapat berjalan dengan baik adalah disiplin dalam mengerjakan aktivitas yang sudah direncanakan. Hal lain
yang tidak kalah penting adalah fokus. Pada jam kantor, fokuslah untuk
mengerjakan pekerjaan kantor. Ketika berganti ke jadwal lain, pindahkan fokus kita ke aktivitas yang seharusnya dikerjakan.
Dengan memiliki manajemen waktu yang baik, pekerjaan kantor maupun urusan rumah tangga dapat tertangani. Interaksi dan silaturahim dengan keluarga dan teman-teman pun dapat terjaga. Selain itu kita juga masih bisa mengerjakan hobby yang kita suka. Menyenangkan, bukan? :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar